Dari Struktur, Plot, Karakter, Ceritamu Sepatutnya Menjadi Satu Kesatuan yang Menarik Pembaca.
1. Mendalami Ceritamu
Langkah Pertama, kamu sepatutnya tahu urutan cerita dari babak pertama sampai akhir. Dimana karakter pertama kali terpanggil untuk memulai ceritanya, kemudian kapan perselisihan pertama muncul, lalu didalam perselisihan hal yang demikian bagaimana sistem dia mengatasi permasalahan sampai karakter pribadinya berkembang, disana munculah anti klimaks – bagian karaktermu sepatutnya membikin alternatif. Terakhir resolusi, saat-saat sesudah krisis, disini karaktermu telah mengambil keputusan dan melihat alhasil. Akhir dari solusi yang dia buat hal yang demikian akan memutuskan akhir ceritamu.
2. Pilih Plot yang Kamu Inginkan
• Memecahkan Tantangan; Menyebutkan karaktermu yang sepatutnya menumbangkan sebuah/seseorang/entitas yang adalah musuh besarmu atau monster yang menjarah sebuah kota, contoh : Star Wars
• Miskin menjadi Kaya; Kisah berawal dari karaktermu yang tidak punya apa-apa sampai menjadi sukses dengan via bermacam-macam tantangan, contoh : Cinderella
• Pencarian; Bermula dari suatu informasi atau instruksi, sang karakter utama memulai misinya untuk mengatasi tugas hal yang demikian, contoh : The Odyssey
• Berkelana lalu Kembali; Dunia ini luas dan mungkin ada sebagian tempat yang mungkin diluar imajinasimu, sang karakter mulai berkelana ke negri orang atau lokasi asing yang usai dengan membawa pulang suatu cerita hebat, contoh : Alice in Wonderland
• Komedi; Dari permulaan sampai akhir cerita pembaca akan kamu suguhi cerita yang mengocok perut enatah dari lakonmu yang kocak atau keadaan yang diluar logika, contoh : Oscar Wilde.
• Tragedi; No Happy Ending, tidak segala pembaca menyenangi cerita dengan drama yang usai berbahagia. Disini kamu sepatutnya menyiapkan ceritamu sebagai mimpi buruk bagi pembaca, contoh : Bonnie & Clyde
• “Hidup Kembali”; Seakan sebuah kutukan, sang karakter dan dunianya berubah 180 derajat, dia sepatutnya mencari sistem keluar dari “kematian” yang tiada akhir ini, melainkan kamu sepatutnya memiliki karakter pendukung yang bisa meloloskan karakter utama dari kematiannya, contoh : Sleeping Beauty
Order
JASA ILUSTRASI COVER BUKU
0878 5310 5516
3. Pilih Karakter Protagonismu
• Protagonis dengan Kehendak Kuat : Dari permulaan cerita, dia adalah tokoh utama yang menyetir bagaimana cerita sepatutnya usai layak dengan apa yang dia inginkan. Figur : Hercules.
• Protagonis yang Ogah : Dorongan dari luar adalah cikal bakal tokoh utamamu berkeinginan memulai petualannya, dia juga sebagian besar mengambil keputusan menurut keadaan. Figur : Bilbo Baggins (The Hobbit).
• Anti Hero Sinis : Sikapnya yang selalu melanggar undang-undang dan bertindak seenaknya membikin karakter utama ini lebih condong disebut anti-hero.
• Anti Hero Tragis : Masa lalu yang suram membikin tokoh utama ini berkehendak untuk menguasai segalanya, melainkan dibalik itu dia juga memiliki sifat bagus yang bisa merebut hati pembaca.
• Protagonis Penyendiri : Karakter satu ini sebagian besar tidak memerlukan tokoh lain di dalam ceritanya untuk meraih tujuan sebab belakang karakternya yang telah rumit. Figur : James Bond.
• Protagonis dengan Tujuan Kelangsungan Sebuah Grup : Tokoh Utama ini akan memiliki prioritas untuk kelangsungan hidupnya, dia lebih berhati-hati dalam memilih keputusan. Figur : Vito Corleone (The Godfather).
4. Pilih Karakter Pendukungmu
• Penolong. Seorang karakter yang mendorong tokoh utama dalam mengarahkan visinya mengatasi perjalanannya.
• Pembawa Berita. Karakter yang mengungkapkan sebuah permasalahan yang sepatutnya dipecahkan oleh karakter utama.
• Wali. Karakter yang menjaga sebuah misteri tertentu sebelum alhasil diserahkan terhadap sang tokoh utama, dan memberinya sebagian tes sebelum dia sanggup mengambil peran baru hal yang demikian.
• Si Topeng. Karakter yang memilih menggunakan kepribadian tertentu untuk menutupi kehendak aslinya dari tokoh utama.
• Pembohong. Sifat karakter ini betul-betul egois, dari permulaan dia telah memutuskan untuk membikin dunia karakter utama tidak layak harapan.
• Bayangan. Karakter ini merepresentasikan kekuatan gelap, atau sesuatu yang tidak terealisasikan.
• Seorang Kecil. Karakter yang berhubungan dengan pengharapan untuk hari atau suatu permulaan yang baru.
5. Perhatikan Undang-undang 3 Tokoh.
Pernahkah kamu mendengar cerita berikut ini? Tiga babi kecil, Goldilocks dan Tiga Beruang, The Good, The Bad and The Ugly? Segala cerita hal yang demikian memiliki 3 tokoh utama. Ya, sebagian besar novel ditulis dengan konsentrasi 3 orang karakter yang memiliki sifat berbeda. Seperti Harry Potter, Hermione dan Ron. Kepribadian mereka bisa disatukan dan menghasilkan ceritamu lebih berwarna. Karena satu karakter saja mungkin akan membuatmu lebih menebak jalan ceritanya sebab sifatnya yang monoton.
Order
JASA ILUSTRASI WEB COMIC
0878 5310 5516
6. Buat Duniamu Se-Asli Mungkin
Bagus ceritamu bertempat di dunia fantasi atau dunia kongkrit. Kamu sepatutnya membikin pembaca benar-benar merasakan mereka berada di tempat itu. Urai kata-katamu dari bermacam-macam indra, penglihatan, penciuman, perasaan, peraba, dan pendengaran. Banyak penulis yang rela datang lantas ke tempat yang hendak dia gunakan di dalam novelnya untuk mengobservasi tempat hal yang demikian. Misal apabila lokasi ceritamu berada di Jakarta, pergilah kesana, lebih spesifik lagi dimananya Jakarta? Disebuah gedung perkantoran yang berdekatan dan bertingkat-tingkat sampai lehermu sakit apabila mencoba melihat puncaknya?
Atau, apabila ceritamu bertempat di dunia fantasi, kamu tetap sepatutnya mengambil lokasi di dunia kongkrit sebagai pembanding. Di dunia fantasimu ada sebuah kolam tempat seekor naga tinggal? Coba cari lokasi yang mirip dengan imajinasimu dan pergilah kesana! Atau kamarmu sendiri yang berubah menjadi tempat pesta para monster? Kamu akan lebih mudah menuliskan hal-hal yang kamu rasakan apabila kamu berada di tempat itu.
Misal kamu berkeinginan membikin cerita yang bertempat di Tokyo, Jepang. Karaktermu keluar dari rumahnya untuk membeli makan didekat sana. Ia mulai berjalan seratus meter ke utara, lalu menyebrang ke timur, dan seterusnya, melainkan pembaca bisa merasakan mengapa jaraknya jauh sekali meskipun kata-kata pertamamu mengungkapkan restauran itu ada di dekat rumahnya. Mungkin itu sebab kamu tidak pernah ke Tokyo dan cuma menyentuh-raba seberapa padat jalur disana. Seandainya kamu benar-benar berjalan disana, kamu bisa menambahkan cuaca dan hawa yang dinikmati karaktermu saat itu, apakah stasiun tv dan informasi yang sedang dia tonton disana, atau percakapan orang-orang disekitarnya, tata letak dekorasi rumah mereka.
7. Mulai Menulis dan Jangan Biarkan Perkataan Orang Lain Menggoyahkanmu
Kamu telah menyiapkan diri untuk sukses sukses langkah-langkah sebelumnya dan via saatnya untuk mulai menulis. Hampir kini hari, calon pembaca akan tiap kelihatan, mengerikan kamu sepatutnya melempar perasaan itu jauh-jauh. Kamu sepatutnya ingat tidak segala genre bisa diterima oleh segala pembaca. Namun pasti ada pembaca yang melainkan dengan genre yang kamu buat. Sesudah segala selesai kamu kamu mencari seseorang sebagai proof-reader yang bisa bisa ceritamu sebelum mempublikasikannya.
Cukup tulis! Cerita apa mengukur kamu kamu karang. Dengan kamu, kamu akan menemukan dirimu menulis kamu mencontoh.
Ini yang kamu inginkan. Inilah yang telah kamu siapkan. Inilah sebabnya mengapa kamu membaca kamu ini. Tulis saja mulai dari via!
Order
JASA ILUSTRASI RPG GAME
0878 5310 5516
